Kawah Ijen berada di Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan sudah menjadi destinasi wisata populer baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Kawah Ijen memiliki kedalaman hingga 200 meter dengan luas sekitar 5.466 hektar.

Tidak hanya wisatawan yang selalu meramakan tempat wisata ini, beberapa waktu lalu kawah Ijen dikunjungi para pejabat negara. Mereka yang berkunjung ke kawah Ijen antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Selain itu rombongan dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, serta Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Ada banyak hal menarik yang dapat Anda temui saat berkunjung ke Kawah Ijen. Pertama adalah pengunjung dapat melihat fenomena langka yakni blue fire. Untuk melihat blue fire maka pengunjung harus mendaki terlebih dahulu di ketinggian 2.443 di atas permukaan laut.

Blue fire atau semburan api berwarna biru tersebut hanya ada dua di dunia, yakni di Eslandia dan satunya di Kawah Ijen. Waktu terbaik untuk melihat blue fire adalah pada pukul 2-3 dini hari.

Fakta menarik selanjutnya adalah Kawah Ijen juga terdapat kawasan tambang. Pengunjung dapat menyaksikan para penambang yang turun ke dasar kawah untuk mengambil belerang. Yang menarik adalah mereka tidak menggunakan peralatan canggih untuk turun dan naik dari dasar kawah. Para penambang hanya mengandalkan tenaga dari tubuhnya.

Setelah menikmati blue fire, para pengujung juga dapat menikmati matahari terbit dari Kawah Ijen. Pengujung juga dapat melihat pesona gunung lain yang berada di sekitar Kawah Ijen. Bagi yang suka mengabadikan momen melalui kamera, Kawah Ijen juga menyajikan spot untuk berfoto. Pengujung dapat berfoto di jalur pendakuan dengan latar belakang danau ketika pagi hari.

Fakta menarik selanjutnya adalah di Kawah Ijen pengunjung dapat menemukan taksi manusia. Yakni sebuah alat transportasi menyerupai gerobak dengan tenaga manusia. Nantinya para pengujung akan menaiki gerobak tersebut untuk berkeliling dan membayar tarif yang ditetapkan. Biasanya taxi manusia adalah para penambang belerang di dasar kawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *