Real Estate Indonesia yang berjumlah lebih dari 100 investor mendatangi Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk mencari peluang investasi. Potensi investasi tersebut berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Para investor yang tergabung dalam Real Estate Indonesia berasal dari berbagai provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan lainnya. Selain itu, hadir juga Alam Sutera, Tjandra Limanjaya, dan Agung Podomoro Group.

Hadirnya para investor juga bekerja sama dengan DPD REI dan Kementerian Pariwisata. Sebelumnya para investor menghadiri acara ulang tahun REI di Bali, kemudian langsung menuju ke Lombok untuk melihat potensi investasi yang ada dan mengadakan pertemuan guna membahas rencana investasi.

Ratusan investor dari berbagai daerah di Indonesia ini dijadwalkan di pulau Lombok selama dua hari.

Salah satu agendanya adalah berkunjung ke tempat wisata seperti pantai Senggigi serta melihat lokasi pengembangan perumahan yang ada di kawasan wisata di Lombok.

Menurut Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia Miftahuddin Ma’ruf, para investor juga akan mempresentasikan rencara investasinya di depan pemerintah provinsi NTB. Jadi momen kunjungan ini tidak hanya untuk berwisata tetapi diharapkan dapat bermanfaat untuk NTB, khususnya di bidang pariwisata.

Selain itu, kegiatan ini juga akan dilakukan pertemuan dengan PT Indoensia Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan Badan Usaha  Milik Negara yang mengembangkan dan mengelola KEK Mandalika di Lombok.

Ma’ruf mengharapkan dalam pertemuan tersebut dapat menjadikan investor lebih yakin untuk melakukan investasi dan mendapatkan detail dari objek wsiata yang dapat dilakukan investasi.

Peluang investasi yang ada di Lombok  sudah didukung dengan adanya proyek KEK di antaranya pembangunan hotel dengan kapasitas mencapai 3.000 orang dan sudah dilengkapi dengan Convention Hotel seperti yang ada di Nusa Dua, Bali.

Adapun kawasan lain yang dapat dikembangkan untuk pembangunan rumah sakit, pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, dan sebagainya.

Banyaknya investor yang masuk ke Lombok diharapkan dapat menjadikan kunjungan wisatawan meningkat setiap tahunnya di pulau Lombok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *