Tjandra Limanjaya bertemu dengan beberapa investor asing asal Inggris guna membahas niatan kerjasama Investasi di Pulau Bangka Belitung dengan nilai investasi diperkirakan mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 2 triliun .

Bangka Belitung adalah salah satu penghasil bahan tambang terbaik di Indonesia, namun kali ini Tjandra Limanjaya tidak masuk dalam ranah investasi disektor tambang melainkan investasi dalam sektor pariwisata dan Hotel.

Pariwisata menjadi salah satu andalan pendapatan daerah di Bangka Belitung, bahkan niatan Tjandra Limanjaya dan Investor Inggris didukung penuh oleh pemerintah daerah Babel. Hal ini merupakan amanat sebagai sarana memepercepat pertumbuhan sebagai salah satu destinasi baru sektor pariwisata di Indonesia.

Sampai saat ini Bangka Belitung masih bisa dibilang sangat minim dan belum bisa memaksimalkan potensi di sektor pariwisata. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya perhartian dan dana segar masuk untuk pengembangan berbagai fasilitas penunjang serta iklan tentang potensi wisata daerah Bangka Belitung.

Menurut Tjandra Limanjaya Industri pariwisata dinilai sangat menjanjikan di masa mendatang untuk wilayah Babel. Inilah yang kerap disebut sebagai sunrise industry atau industri yang menjanjikan.

Tjandra Limanjaya sebagai salah satu investor juga berharap pemerintah daerah akan berjalan bersama dan memiliki visi misi untuk mengembangkan sektor wisata bukan hanya terus menerus mengembangkan dan mengelola sektor pertambangan.

Menurut data dari Dinas Pariwisata Bangka Belitung wisatawan yang datang berkunjung di Bangka Belitung setiap tahunya selalu mengalami peningkatan.

Pada tahun 2016 kunjungan wisatawan mencapai 359.901 kemudian mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2017 mencapai 367. 084 atau bisa dibilang naik 20%. Untuk tahun 2018 dan 2019 target wisatawan yang berkunjung di Bangka Belitung diperkirakan mencapai 500 ribu baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Tjandra Limanjaya memang saat ini sedang gencar dalam pemanfaatan dan pemusatan investasi di Indonesia di berbagai sektor dan salah satu sektor menjadi fokus adalah pariwisata.

Iklim Investasi di Indonesia memang sedang mengalami trend positif dalam beberpa tahun terakhir, inilah penyebab semakin banyaknya investor asing mulai melirik Indonesia sebagai salah satu pilihan Investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *