Gunung Rinjani di Lombok memiliki jalur pendakian baru. Hal ini tentu disambut baik para pendaki gunung yang ingin ke Gunung Rinjani setelah wilayahnya terjadi gempa bumi beberapa waktu lalu. Jalur pendakian baru tersebut untuk memudahkan akses karena jalur lama terhambat pasca gempa. Rencananya jalur pendakian baru akan dibuka pada bylan November 2018.

Kepala BTNGR Sudiyono mengungkapkan bahwa jalur baru berada di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Menurutnya, survey kelayakan jalur pendakian telah dilakukan yakni pada tanggal 15 hingga 19 Oktober.

Jalur baru pendakian Gunung Rinjani memiliki rute yang tidak terlalu menanjak. Di bagian kanan dan kiri terdapat bukit serta vegetasi hutannya lebih rimbun dibandingkan jalur pendakan Sembalum dan Senaru. Ketika para pendaki melewati jalur baru ini tentu lebih nyaman karena tidak panas. Selain itu, pendaki juga dapat menemukan sumber air di beberapa lokasi jalur pendakian.

Survei pertama yang dilakukan adalah untuk mengetahui kelayakan jalur pendakian, apakah aman atau tidak, dan tersedia sumber mata air atau tidak. Selain itu, tim survei juga mendata potensi wisata apa saja yang ada di Desa Aik Berik.

Potensi wisata yang ada nantinya akan dikembangkan sehingga dapat menjadi jalur wisata baru di daerahh tersebut. Pintu masuk ke Jalur Aik Berik, Gunung Rinjani terdapat spot wisata berupa Air Terjun Kelambu dan stokel. Selain itu juga terdapat wilayah KPH yang nantinya dapat digunakan sebagai wisata buatan untuk para pengunjung.

Sudiyono menambahkan bahwa jika dilihat dari citra satelit, vegetasi di jalur pendakian baru Gunung Rinjani tersebut sangat bagus. Terdapat padang rumput yang masih terdapat habitat rusa nya. Namun rusa-rusa tersebut tidak setiap waktu ada di padang rumput tersebut. Jadi para pendaki yang beruntung saja yang dapat melihat habitat rusa.

Setelah survei kelayakan, pihak BTNGR nantinya akan melakukan survei terakhir sebelum pembukaan pada akhir November. Hal ini juga untuk memastikan kembali bahwa jalur pendakian baru Gunung Rinjani aman untuk para pendaki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *